Kegiatan Menganyam Rotan Menjadi Tikar di Desa Sibalu
Pemerintah Desa Sibalu, pada 7 Juli 2025 kembali melaksanakan kegiatan menganyam rotan menjadi tikar sebagai salah satu upaya melestarikan kerajinan tradisional sekaligus meningkatkan perekonomian warga. Dengan melibatkan para pengrajin, ibu rumah tangga, serta pemuda desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di balai desa dan beberapa rumah warga yang menjadi tempat kerajinan anyaman rotan. Rotan yang telah dipersiapkan sebelumnya diolah melalui proses pemotongan, penghalusan, pewarnaan, hingga dianyam menjadi tikar dengan berbagai motif yang menarik.
Tradisi menganyam rotan masih terus dipertahankan karena memiliki nilai budaya yang tinggi serta menjadi sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajarkan keterampilan menganyam kepada generasi muda agar warisan budaya lokal tetap lestari. Selama kegiatan berlangsung, para peserta saling bekerja sama dan berbagi teknik menganyam yang baik agar menghasilkan tikar yang rapi, kuat, dan memiliki nilai jual tinggi. Hasil anyaman nantinya akan digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun dipasarkan ke berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Sibalu berharap kerajinan anyaman rotan dapat terus berkembang, memberikan manfaat ekonomi bagi warga, serta menjadi identitas budaya yang tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.